Mengenal Gejala Penyakit Myom dan Cara Pengobatannya

  • Reporter:
  • Kamis, 21 Agustus 2014 | 22:04
  • / 24 Syawal 1435
  • Dibaca : 3036 kali
Mengenal Gejala Penyakit Myom dan Cara Pengobatannya

Penyakit myom adalah penyakit yang dialami oleh kaum wanita pada bagian rahim. Myom adalah sejenis tumor jinak pada dinding rahim yang kadang mengakibatkan si pengidapnya mengalami gangguan-gangguan tertentu. Gangguan-gangguan ini dapat menyebabkan hidup yang kurang berkualitas karena gangguan yang timbul kerap menyusahkan. Penyakit ini perlu diwaspadai karena menurut beberapa penelitian, 20-30% wanita akan mengalami penyakit myom ini pada usia 35 tahun.

obat penyakit miom

Sedangkan myom akan sangat mustahil terjangkit pada wanita yang belum menstruasi. Namun, penelitian tersebut tidak terlalu akurat dikarenakan gejala myom yang sangat samar (tidak terlalu jelas). Banyak wanita yang hanya menganggap gejala-gejala tersebut hanya sebagai sakit biasa, sehingga tidak memeriksakannya ke dokter.

Penyakit Myom yang juga bisa disebut dengan uterine myoma ini berasal dari otot rahim polos. Menurut beberapa teori, tumor jinak ini bertumbuh karena rangsangan esterogen. Jumlah reseptor esterogen pada jaringan myoma yang lebih tinggi dibandingkan dengan miometrium (otot kandungan) yang ada disekitarnya membuat pertumbuhan tumor jinak ini dapat lebih cepat berkembang pada saat kehamilan dan biasanya akan semakin berkurang pada masa setelah menopause. Tumor jinak ini akan terasa sangat kenyal dengan bentuk bulat benjol. Bentuknya bervariasi menurut ukuran dan beratnya, berat tumor ini bisa mulai dari 5 gram saja sampai 5 kilogram.

penyakit miom

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, gejala penyakit myom sebenarnya tidak terlalu jelas, dan gejala yang timbul juga berdasarkan ukuran dan berat dari tumor itu sendiri, berikut adalah beberapa gejala penyakit myom yang paling sering dialami oleh si pengidap.

  • Nyeri saat haid dibarengi dengan keluarnya darah yang lebih banyak dan terkadang lebih lama saat haid.
  • Rasa Nyeri dalam rahim karena tumor yang terus menekan.
  • Nyeri di bagian pinggul (seperti ditekan)
  • Pembesaran pada perut yang tidak normal (biasanya saat haid)
  • Tumor menekan kandung kemih yang menyebabkan si frekuensi buang air kecil pengidap menjadi lebih cepat dari biasanya dan lebih sering.
  • Bagian bawah perut dekat rahim akan terasa kenyal bila dipijat dan disentuh.
  • Nyeri saat berhubungan seksual.

Gejala-gejala penyakit myom diatas adalah gejala yang sering timbul menurut para pengidap, sedangkan gejala yang sangat pasti masih belum diketahui karena sangat samar keberadaannya. Sebenarnya untuk memastikan apakah myom telah terjangkit atau tidak adalah dengan memeriksakannya ke dokter di rumah sakit terdekat agar penanganan segera bisa dilakukan.

Penyakit myom ini harus diwaspadai, mengingat gangguan-gangguan yang diberikan sangat mengganggu kenyaman dalam menjalani kehidupan yang normal. Yang paling merasakan akibat negatif dari myom adalah sebuah pasangan suami istri. Pasangan suami istri diteliti akan sulit mempunyai anak akibat penyakit myom ini. Penyakit myom menyebabkan penyumbatan, gangguan pada tuba, gangguan implantasi pada endometrium dan lain sebagainya.

penyakit-miom-dan-kista

Sebenarnya anjuran terbaik untuk penyakit myom adalah mengikuti saran dokter terkait agar penyakit myom yang terjangkit dapat teratasi dengan baik. Tapi, Penanganan untuk penderita gejala myom tertentu bisa dikategorikan menjadi beberapa penanganan. Untuk penanganan bagi penderita myom dengan ukuran tumor yang masih kecil, disarankan untuk melakukan medikal check up setiap 3 bulan sekali, agar perkembangan myom dapat terus diawasi dan diamati. Obat-obatan juga bisa dilakukan untuk mengecilkan tumor jinak yang ada dalam rahim dan mengurangi rasa nyeri.

Bagi penderita myom dengan tumor yang sudah besar, dengan kata lain gejala-gejala yang dialami telah banyak mengganggu kenyamanan hidup, sangat dianjurkan untuk melakukan operasi pengangkatan tumor. Bila itu sudah menyerang rahim, maka lebih baik dilakukan operasi pengangkatan tumor serta rahimnya. Hal ini dilakukan guna menjaga kualitas kenyamanan hidup bagi si pengidap.

semoga artikel singkat dari http://infosehatbugar.com diatas bisa bermanfaat bagi pengunjung blog ini

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

This site is protected by WP-CopyRightPro

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional