Gejala Penyakit Cikungunya dan Pencegahannya

  • Reporter:
  • Minggu, 31 Agustus 2014 | 23:25
  • / 5 Djulqa'dah 1435
  • Dibaca : 5908 kali
Gejala Penyakit Cikungunya dan Pencegahannya

penyakit Cikungunya adalah penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Nyamuk jenis ini adalah nyamuk jenis sama yang menularkan penyakit demam berdarah. Walaupun ditularkan oleh jenis nyamuk yang sama, penyakit cikungunya bisa dibilang masih lebih rendah resikonya dibanding demam berdarah karena menurut pengalaman yang sudah ada, penyakit ini tidak menyebabkan kematian. Cikungunya juga sering disebut sebagai flu tulang.

Penyakit Cikungunya

Nyamuk dengan infeksi cikungunya ini menularkan virusnya dengan gigitan. Lebih hebatnya lagi adalah, jika nyamuk jenis lain menggigit orang yang mengidap cikungunya yang kemudian hinggap dan menggigit orang yang masih sehat, orang sehat tersebut dapat tertular penyakit cikungunya. Itulah kenapa, jika salah satu orang dalam lingkungan tertentu telah terkena terlebih dahulu, cikungunya cepat menyebar.

Nyamuk yang menyebarkan virus cikungunya ini adalah nyamuk yang suka dengan tempat yang pengap dan gelap. Nyamuk ini juga suka hinggap pada gantungan baju di sudut kamar dan yang sejenisnya. Karena itu penyakit cikungunya sering muncul di tempat dan lingkungan yang kumuh.

Gejala-gejala yang dialami penderita cikungunya bermacam-macam, berikut adalah gejala-gejalanya:

  • Sakit perut
  • Mual-mual
  • Demam tinggi
  • Sakit kepala
  • Nyeri sendi dan otot
  • Bintik merah di badan terutama pada lengan

Penderita cikungunya akan mengalami demam secara tiba-tiba selama kurun waktu 5 hari. selama demam akan dibarengi dengan nyeri, linu dan pegal di sendi-sendi dan otot. Mesipun ada yang merasakan kelumpuhan, itu hanya kelumpuhan sementara yang berangsur akan sembuh.

Penyakit Cikungunya 23

Jika anda mengalami gejala tersebut, segera konsultasikan ke dokter untuk melakukan medikal cek dan untuk penanganan yang lebih lanjut pula. Untuk pengobatan yang mudah anda laukan dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari benyak minum air putih dan konsumsi makanan yang sarat dengan protein, karbohidrat dan multivitamin. Buah-buahan segar dan sayuran juga sangat dianjurkan untuk dikonsumsi. Lakukan istirahat yang cukup sembari makan makanan yang bergizi.

Meskipun penyakit cikungunya ini tak menyebabkan kematian, penyakit tetaplah penyakit. Penyakit ini dapat menyebabkan nyeri pada sendi-sendi otot terutama pergelangan tangan dan kaki, oleh karena itu akan sangat merugikan kenyamanan hidup.

Pencegahan dapat yang dapat dilakukan untuk penyakit cikungunya ini adalah dengan memberantas sumber penyakit itu sendiri. Yaitu pemberantasan nyamuk Aedes Aegypti. Cara yang paling mudah dan dianjurkan adalah dengan 3 M (Menguras, Menimbun, Menutup). Upaya yang dilakukan dalam 3 M bertujuan untuk mencegah jentik-jentik nyamuk berkembang biak. Mengingat pertumbuhan nyamuk ini yang hanya selama 7-10 hari menjadi dewasa, harap untuk menguras bak madi dan tempat yang biasanya ditempati air sebanyak 1 kali dalam seminggu. Upaya dengan melakukan fogging juga kerap dianjurkan agar nyamuk yang telah berkeliaran dapat diberantas dengan bersih.

Penyakit Cikungunya 33

Demikian beberapa gejala penyakit cikungunya dan beberapa pencegahannya. Pada dasarnya inti dari beberapa pencegahan diatas adalah menerapkan pola hidup sehat dalam lingkungan yang sehat. Dengan kata lain, kita menciptakan lingkungan yang tidak dapat dihinggapi oleh nyamuk agar terhindar dari penyakit. Bukan hanya penyakit cikungunya saja, pola hidup sehat dalam lingkungan yang sehat juga akan menghindarkan berbagai penyakit yang akan timbul.

Berdasarkan pengalaman yang ada, penyakit cikungunya akan sulit terjangkit pada penderita yang telah mengalami penyakit itu. Dengan kata lain, orang yang pernah mengidap penyakit cikungunya, akan sulit mengidap cikungunya kembali, karena diyakini tubuh telah menciptakan sejenis antibodi yang berguna untuk kekebalan penyakit cikungunya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk anda.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

This site is protected by WP-CopyRightPro

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional