Flu Burung, Wabah Yang Mematikan

  • Reporter:
  • Selasa, 2 September 2014 | 20:12
  • / 7 Djulqa'dah 1435
  • Dibaca : 6003 kali
Flu Burung, Wabah Yang Mematikan

Beberapa waktu lalu, kita sempat digegerkan oleh wabah flu burung yang menelan banyak korban jiwa. Nama lain virus ini adalah H5N1. Sebenarnya virus ini sudah ada sejak 1855 pada unggas. Namum baru pada tahun 1997 virus ini seolah bermutasi dan dapat menyerang manusia. Saat seseorang terserang virus sampai muncul ejala awal disebut dengan masa inkubasi masa inkubasi pada kasus ini biasanya adalah 3 hari, atau dapat juga hanya 2 hari.

Pada awal infeksi, penderita merasakan flu seperti biasa. Gejala umum yang dapat ditemukan pada penderita adalah demam dengan suhu sekitar 38 derajat celcius, badan terasa lemas, tenggorokan akan terasa sakit, batuk, pilek, susah bernafas, kadang muncul pendarahan pada hidung dan juga gusi, infeksi selaput mata, kepala terasa sakit, nafsu makan turun bahkan tidak ada sama sekali, mal dan muntah, perut terasa sakit, bahkan diare. Gejala gejala ini dapat muncul secara bervariasi pada setiap penderita.

fluburung

Dapat dipahami dengan mudah bahwa flu burung terlihat seperti flu pada umumnya, yang membedakan adalah flu ini lebih cepat merobohkan daya tahan tubuh dan memburuk. Bahkan pada kasus yang parah bisa berubah menjadi radang paru paru hanya dalam waktu sekitar 7 hari setelah gejala awal muncul. Pada kasus kebanyakan, penderita dibawa ke rumah sakit mulai hari ke 3 sampai hari ke 8 terhitung dari gejala awal penyakit ini muncul.

Jika penanganan yang diberikan terlambat, maka nyawa lah yang akan melayang. Biasanya penderita meninggal pada sekitar 10 hari setelah gejala awal muncul. Virus ini cukup mematikan dan bekerja dengan sangat cepat. Maka penanganan yang cepat dan tepat sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan nyawa penderita.

Virus ini memiliki beberapa sifat yang apabila kita ketahui maka akan semakin mudah mencegah virus ini menular pada diri kita maupun keluarga yang kita sayangi. Beberapa sifat yang dibawa virus ini antara lain adalah mampu hidup lama pada bahan bahan organic, dapat hidup pada air dengan suhu 22 derajat celcius selama 4 hari dan pada air dengan suhu 0 derajat celcius hingga lebih dari 1 bulan. Virus yang cukup bandel ini taka rang membuat kita paranoid untuk memakan ayam atau unggas lainnya.

Namun tenag saja, apabila kita memasak ayam dengan suhu 70-80 derajat celcius selama 1 menit saja, virus ini akan mati. Untuk pencegahan, sebaiknya kita rajin menyemprot kandang unggas di rummah kita dengan air yang dicampur detergen, atau disinfektan seperti formalin. Jika ada unggas yang mati mendadak wajib diwaspadai dan segera dilakukan langkah penanggulangan secepat mungkin sebelum flu burung menular ke manusia.

info flu burung

Ada beberapa langkah pencegahan flu burung yang lebih spesifik untuk kita lakukan supaya kita dan keluarga aman dari bahaya penularan virus mematikan ini. Berikut adalah beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan:

  1. Menghindari jarak yang dekat dengan unggas maupun daging ayam apabila sedang gencar terdengar kabar penularan H5N1. Selalu waspada jika melihat unggas yang bertingkah laku aneh karena bisa jadi unggas itu sedang terkena virus. Jika ingin memasak ayam, masaklah dengan api diatas 70 derajat celcius.
  2. Biasakan selalu mencuci tangan setelah bepergian
  3. Apabila muncul gejala gejala seperti yang telah disebutkan di atas, sebaiknya segera dibawa ke dokter atau rumah sakit untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

semoga apa yang dibagikan disini informasi seputar kesehatan , dapat berguna serta menambah wawasan para pengunjung blog ini .

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

This site is protected by WP-CopyRightPro

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional